Senin, 13 Mei 2013

Apa artinya?


 Keadaan ini membuatku mengerti. Mengerti akan keikhlasan mencintai tanpa memiliki. Apa yang pernah aku katakan padamu saat itu? Apakah kamu masih ingat? Jika kamu ingat, seperti itulah perasaanku saat ini terhadapmu. Tak ada yang berubah. Hanya saja aku berusaha membentengi hati. Agar aku tidak terlalu jauh melangkah di dalam relung hati yang telah kubangun khusus untukmu. Aku tidak mau menyusurinya terlalu jauh. Aku takut tidak sanggup akan apa yang nantinya bisa terjadi diantara kita. Aku beranggapan kalau kisah kita pastinya akan berakhir pahit dan rumit. Benteng yang ada diantara kita bukanlah benteng biasa. Bukanlah benteng yang terbuat dari beton dan bisa saja dihancurkan oleh serangan bom. Benteng ini terlalu kuat untuk diruntuhkan. Akan butuh perjuangan dan pengorbanan besar untuk meruntuhkan benteng yang ada diantara kita. Namun, aku hanya berusaha menempatkan diri. Aku tidak ingin menaruh harapan yang begitu besar kepadamu. Pemikiranku cukup panjang untuk melakukan itu. 

Kini, aku hanya ingin kamu memahami satu hal. Segala sikapku terhadapmu saat ini bukanlah didasarkan rasa ingin memilikimu. Aku hanya ingin kamu melihatku sebagai seseorang yang akan berusaha selalu ada untukmu. Aku tak mungkin mengungkapkan hal ini secara langsung. Namun, aku harap kamu dapat menyadarinya secara tersirat. Kuharap hatimu masih berfungsi untuk merasakan kasih sayang yang tulus ini. kurasa sudah tidak perlu aku bicara padamu tentang apa yang aku rasakan seperti yang sebelumnya. Karena saat ini aku berusaha untuk ikhlas. Ikhlas untuk menyadari bahwa rasa yang kumiliki tak akan pernah terwujud seperti apa yang aku harapkan. Ikhlas untuk menyanyangimu tanpa berharap mendapatkan apapun dari dirimu.