Senin, 11 Februari 2013

Perbuatan baik tidak selalu berbalas kebaikan pula.


Terkadang mereka yang berjuang dengan ketulusan tidak selalu mendapatkan apa yang ia harapkan. Namun mereka bertahan, karena mereka masih memiliki harapan yang baik atas apa yang mereka perjuangkan. Mereka terus berharap, mereka bertahan, dan tanpa sadar mereka pun tersakiti. Haruskah mereka berjuang demi orang yang hanya bisa memberikan rasa sakit? Bukan tanpa alasan mereka tetap bertahan, semuanya atas dasar rasa yang mereka miliki di dalam hati. Rasa sayang yang tulus terhadap makhluk Tuhan yang lain. Hanya saja semua hal baik yang kita lakukan tidak selalu mendapatkan balasan yang baik pula. Aku pikir hal itu terjadi sebagai ujian untuk mereka yang berjuang, agar mereka mengerti arti ketulusan ketika kita tidak harus mendapatkan sesuatu yang sangat kita harapkan. Arti kecewa ketika mereka yang diperjuangkan tidak mengerti betapa sulitnya berjuang. Dan arti bahagia ketika mereka berhasil memperjuangkan sesuatu.

Disatu sisi sangat berat jika harus berjuang seorang diri kalau memang hal itu diperuntukkan bagi dua kehidupan yang nantinya akan disatukan. Bayangkan saja tubuh manusia dimana terdapat kaki kiri dan kaki kanan. Dimana kaki kanan terluka, tidak bisa digunakan untuk berjalan secara normal. Bagaimana bisa manusia itu sampai ditujuan dengan cepat jika hanya dengan satu kaki yang dapat bekerja?